ESG Specialist

  • South Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Compliance
  • Full-Time
  • On-Site

Job Description:

Tanggung Jawab Utama

  1. Memimpin pengembangan awal serta implementasi inisiatif ESG di perusahaan, termasuk membangun dasar praktek dan program ESG secara menyeluruh.
  2. Melakukan asesmen ESG dan analisis kesenjangan (gap analysis) untuk mengidentifikasi area perbaikan serta menyusun rekomendasi yang aplikatif.
  3. Menyusun kebijakan, kerangka kerja (framework), dan pedoman operasional ESG yang selaras dengan standar keberlanjutan yang diakui serta tujuan bisnis perusahaan.
  4. Merancang serta mendukung pelaksanaan proyek ESG dan inisiatif keberlanjutan, termasuk aspek pengelolaan lingkungan, program tanggung jawab sosial, dan praktik tata kelola.
  5. Berkoordinasi dengan berbagai departemen internal untuk mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam operasional bisnis dan proses pengambilan keputusan.
  6. Menyusun dan mendukung pelaporan ESG, dokumentasi keberlanjutan, serta pengumpulan data sesuai dengan standar yang diakui seperti GRI, SASB, TCFD, atau framework sejenis.
  7. Memantau dan mengevaluasi indikator kinerja ESG, memastikan dokumentasi yang baik serta peningkatan berkelanjutan atas program ESG.
  8. Berkolaborasi dengan konsultan eksternal, advisor, atau mitra strategis untuk mendukung pengembangan dan kepatuhan ESG.
  9. Mendukung inisiatif korporasi lintas fungsi lainnya di luar tanggung jawab ESG sesuai kebutuhan perusahaan.


Kualifikasi & Persyaratan

  1. Pendidikan minimal Sarjana (S1) di bidang Ilmu Lingkungan, Sustainability, Teknik, Manajemen Bisnis, atau bidang terkait lainnya.
  2. Memiliki pengalaman minimal 3–5 tahun di bidang ESG, sustainability, consulting, atau advisory yang relevan.
  3. Memiliki pengalaman di perusahaan konsultan ESG atau advisory keberlanjutan menjadi nilai tambah.
  4. Memiliki pengalaman dalam menangani proyek ESG, termasuk riset, pengembangan framework, serta implementasi program.
  5. Memiliki eksposur dalam membangun inisiatif ESG dari tahap konseptual awal hingga implementasi, khususnya pada organisasi yang masih berada pada tahap awal penerapan ESG.
  6. Memahami standar dan framework pelaporan ESG seperti GRI, SASB, TCFD, atau pedoman sejenis.
  7. Memiliki kemampuan analisis yang kuat, manajemen proyek, serta problem solving yang baik.
  8. Memiliki kemampuan komunikasi dan stakeholder engagement yang sangat baik, serta mampu bekerja lintas fungsi/departemen.
  9. Proaktif, mandiri, dan mampu bekerja sebagai individual contributor dalam fungsi ESG yang sedang berkembang.